Verified Original
(وشرائط وجوبها ستة أشياء). وفي بعض نسخ المتن سِتُّ خصال: (١ - الإسلام)؛ فلا تجب على كافر أصلي. وأما المرتد فالصحيح أن ماله موقوف؛ فإن عاد إلى الإسلام وجبت عليه، وإلا فلا. (٢ - والحرية)، فلا زكاة على رقيق. وأما المبعض فتجب عليه الزكاة فيما ملكه ببعض الحُرّ. (٣ - والمِلْكُ التام) أي فالملك الضعيف لا زكاة فيه، كالمشتري قبل قبضه لا تجب فيه الزكاة كما يقتضيه كلام المصنف تبعا للقول القديم، لكن الجديد الوجوب. (٤ - والنصاب، ٥ - والحَول)؛ فلو نقص كل منهما فلا زكاة. (٦ - والسوم) وهو الرعي في كلاء مباح؛ فلو علفت الماشية معظمَ الحول فلا زكاة فيها، وإن علفت نصفه فأقل قدرا تعيش بدونه بلا ضرر بيِّن وجبت زكاتها؛ وإلا فلا.
(Dan syarat-syarat wajibnya ada enam hal). Dan dalam sebagian naskah matan tertulis 'enam kriteria (khishal)': (1 - Islam); maka zakat tidak wajib atas orang kafir tulen (ashli). Adapun orang murtad, maka menurut pendapat yang sahih (ash-shahih), hartanya dibekukan (mauquf); apabila ia kembali masuk Islam maka zakat wajib atasnya, dan jika tidak maka tidak wajib. (2 - Merdeka), maka tidak ada kewajiban zakat atas hamba sahaya murni (raqiq). Adapun hamba sahaya muba'adh (sebagian dirinya merdeka), maka zakat wajib atasnya pada harta yang dimilikinya melalui status kemerdekaannya. (3 - Kepemilikan yang Sempurna (al-Milk at-Tamm)), dengan kata lain kepemilikan yang lemah tidak mewajibkan zakat, seperti pembeli yang belum menerima barangnya secara fisik (qabdh) tidak diwajibkan zakat, sebagaimana yang ditunjukkan oleh redaksi perkataan Mushannif yang mengikuti qaul qadim, akan tetapi menurut qaul jadid hukumnya adalah wajib. (4 - Memenuhi Nisab. 5 - Mencapai Haul (satu tahun penuh)); maka jika salah satu dari keduanya berkurang, tidak ada kewajiban zakat. (6 - Digembalakan (as-Saum)), yakni digembalakan di padang rumput yang mubah (milik umum); maka apabila hewan ternak tersebut diberi pakan (diternak di kandang) selama sebagian besar masa haul, maka tidak ada kewajiban zakat padanya, dan apabila diberi pakan selama setengah masa haul atau kurang dari itu di mana hewan tersebut secara normal dapat hidup tanpa pakan tambahan tersebut tanpa mengalami bahaya (mudharat) yang nyata, maka wajib dikeluarkan zakatnya; dan jika tidak demikian, maka tidak wajib zakat.