Kitab Kuning

• زكاة المعدن والركاز

Verified Original
زكاة المعدن والركاز
Zakat Barang Tambang dan Harta Karun (Rikaz)
Verified Original
(وما استخرج من معادن الذهب والفضة يخرج منه) إن بلغ نصابا (ربعُ العشر في الحال) إن كان المُستخرِج من أهل وجوب الزكاة. والمعادن جمع مَعدَِن بفتح داله وكسرها، اسم لمكانٍ خلق الله تعالى فيه ذلك من موات أو ملك. (وما يوجد من الركاز) وهو دفين الجاهلية، وهي الحالة التي كانت عليها العرب قبل الإسلام من الجهل بالله ورسوله وشرائع الإسلام (ففيه) أي الركاز (الخمس). ويُصرَف مصرف الزكاة على المشهور، ومقابله أنه يصرف إلى أهل الخمس المذكورين في آية الفيء.
(Dan segala yang diekstraksi dari tambang emas dan perak, maka wajib dikeluarkan darinya) apabila telah mencapai nisab (seperempat dari sepersepuluh (2,5%) pada saat itu juga), asalkan pihak yang mengekstraksi termasuk dalam kategori orang yang wajib berzakat. Dan 'ma'adin' adalah bentuk jamak dari 'ma'din' dengan fathah atau kasrah pada huruf dal, yakni sebutan bagi tempat di mana Allah Ta'ala menciptakan barang tambang tersebut, baik itu berupa tanah tak bertuan (mawat) maupun tanah hak milik. (Dan segala yang ditemukan berupa rikaz) yakni harta karun peninggalan era Jahiliah—yaitu fase di mana bangsa Arab hidup dalam kebodohan terhadap Allah, Rasul-Nya, dan syariat Islam sebelum datangnya Islam—(maka wajib padanya) yakni pada rikaz tersebut (seperlima (20%)). Dan zakat rikaz tersebut disalurkan pada pos penyaluran zakat (mustahik) menurut pendapat yang masyhur. Sedangkan pendapat pembandingnya menyatakan bahwa ia disalurkan kepada kelompok penerima khumus (seperlima harta) yang disebutkan dalam ayat mengenai harta fai'.