Kitab Kuning

• أنواع الحقوق

Verified Original
أنواع الحقوق
Klasifikasi Hak (Anwa' al-Huquq)
Verified Original
﴿فصل﴾ والحقوق ضربان: أحدهما (حق الله تعالى) وسيأتي الكلام عليه.
(Fasal) Dan hak-hak itu terbagi menjadi dua macam: Pertama, (Hak Allah Ta'ala) dan pembahasannya akan diuraikan kemudian.
Verified Original
(و) الثاني (حق الآدمي؛ فأما حقوق الآدميين فثلاثة). وفي بعض النسخ «فهي على ثلاثة» (أضرب: ضرب لا يقبل فيه إلا شاهدان ذكران)؛ فلا يكفي رجل وامرأتان. وفسر المصنف هذا الضرب بقوله: (وهو ما لا يقصد منه المال، ويطلع عليه الرجال) غالبا كطلاق ونكاح. ومن هذا الضرب أيضا عقوبة الله تعالى كحد شرب خمر، أو عقوبة لأدمي كتعزير وقصاص.
(Dan) kedua, (Hak Adamiy/manusia; adapun hak-hak Adamiy maka ia terbagi menjadi tiga). Dan dalam sebagian naskah 'maka ia atas tiga (macam: Macam yang tidak diterima padanya kecuali dua orang saksi laki-laki)'; maka tidak mencukupi (tidak sah) apabila hanya terdiri dari satu orang laki-laki dan dua orang perempuan. Dan penulis menafsirkan macam yang pertama ini melalui perkataannya: (Dan ia adalah perkara yang tidak dimaksudkan/ditujukan untuk klaim harta, serta lazimnya dapat dilihat oleh kaum laki-laki) secara umum, seperti persoalan talak dan nikah. Dan termasuk pula ke dalam jenis ini adalah sanksi hukuman milik Allah Ta'ala seperti had meminum khamar, atau sanksi hukuman milik manusia seperti takzir dan qishash.
Verified Original
(وضرب) آخر (يقبل فيه) أحد أمور ثلاثة إما (شاهدان) أي رجلان (أو رجل وامرأتان، أو شاهد) واحد (ويمين المدعي). وإنما يكون يمينه بعد شهادة شاهده، وبعد تعديله. ويجب أن يذكر في حلفه أن شاهده صادق فيما شهد له به؛ فإن لم يحلف المدعي وطلب يمين خصمه فله ذلك؛ فإن نكل خصمه فله أن يحلف يمين الرد في الأظهر. وفسر المصنف هذا الضرب بأنه (ما كان القصد منه المال) فقط.
(Dan macam) yang lain (diterima padanya) salah satu dari tiga opsi, adakalanya (dua orang saksi laki-laki) yakni laki-laki tulen, (atau satu orang saksi laki-laki dan dua orang saksi perempuan, atau seorang saksi) tunggal (disertai sumpah dari pihak penggugat). Sumpah yang diucapkannya ini diikrarkan pasca-adanya kesaksian dari saksinya, dan pasca-ditetapkannya kredibilitas keadilan saksi tersebut (ta'dil). Dan diwajibkan bagi penggugat untuk menyebutkan secara eksplisit dalam sumpahnya bahwa saksinya adalah benar (jujur) atas apa yang disaksikannya untuknya; apabila penggugat tidak bersedia bersumpah dan justru meminta lawannya untuk bersumpah, maka ia memiliki hak untuk itu; lalu apabila lawannya membangkang/menolak sumpah (nakala), maka pihak penggugat berhak mengikrarkan sumpah pembalasan/pengembalian (yamin ar-radd) menurut pendapat al-azhhar. Penulis menafsirkan macam ini dengan pernyataannya bahwa ia adalah (suatu perkara yang semata-mata dimaksudkan untuk klaim harta).
Verified Original
(وضرب) آخر (يقبل فيه) أحد أمرين إما (رجل وامرأتان، أو أربع نسوة). وفسر المصنف هذا الضرب بقوله: (وهو ما لا يطلع عليه الرجال) غالبا، بل نادرا، كولادة وحيض ورضاع. واعلم أنه لا يثبت شيء من الحقوق بامرأتين ويمين.
(Dan macam) yang lain (diterima padanya) salah satu dari dua opsi, adakalanya (satu orang laki-laki dan dua orang perempuan, atau empat orang perempuan). Dan penulis menafsirkan macam ini melalui perkataannya: (Dan ia adalah perkara yang tidak mungkin dilihat/disaksikan oleh kaum laki-laki) secara umum/lazim, melainkan sangat jarang (nadir), seperti persalinan/kelahiran (wiladah), haid, dan persusuan (radha'). Ketahuilah bahwa tidak ada satu hak pun yang sah ditetapkan hanya dengan kesaksian dua orang perempuan yang digabung dengan satu sumpah.
Verified Original
(وأما حقوق الله تعالى فلا تقبل فيها النساء) بل الرجال فقط؛ (وهي) أي حقوق الله تعالى (على ثلاثة أضرب: ضرب لا يقبل فيه أقل من أربعة) من الرجال، (وهو الزنا)، ويكون نظرهم له لأجل الشهادة؛ فلو تعمدوا النظر لغيرها فسقوا وردت شهادتهم؛ أما إقرار شخص بالزنا فيكفي في الشهادة عليه رجلان في الأظهر.
(Adapun mengenai hak-hak Allah Ta'ala, maka tidak diterima kesaksian kaum perempuan di dalamnya) melainkan harus mutlak dari kaum laki-laki; (Dan ia) yakni hak-hak Allah Ta'ala (terbagi menjadi tiga macam: Macam yang tidak diterima padanya saksi yang berjumlah kurang dari empat orang) laki-laki, (dan ia adalah kasus zina), dan diwajibkan penglihatan mata mereka atas kejadian tersebut semata-mata ditujukan (diniatkan) untuk keperluan kesaksian hukum; maka apabila mereka secara sengaja melihat untuk tujuan selain kesaksian hukum, mereka dihukumi fasik dan kesaksian mereka tertolak (gugur); adapun mengenai pengakuan (iqrar) seseorang bahwa ia telah berzina, maka mencukupi (sah) persaksian atas pengakuannya tersebut dengan dihadiri dua orang saksi laki-laki menurut pendapat al-azhhar.
Verified Original
(وضرب) آخر من حقوق الله تعالى (يقبل فيه اثنان) أي رجلان. وفصَّل المصنف هذا الضرب بقوله: (وهو ما سوى الزنا من الحدود) كحد شرب.
(Dan macam) yang lain dari hak-hak Allah Ta'ala (diterima padanya dua orang saksi) yakni dua orang saksi laki-laki. Penulis merincikan macam ini melalui perkataannya: (Dan ia adalah kasus-kasus hudud selain zina) seperti had meminum minuman keras (syurb).
Verified Original
(وضرب) آخر من حقوق الله تعالى (يقبل فيه رجل واحد؛ وهو هلال) شهر (رمضان) فقط دون غيره من الشهور. وفي المبسوطات مواضع يقبل فيها شهادة الواحد فقط، منها شهادة اللوث، ومنها أنه يكتفي في الخرص بعدل واحد.
(Dan macam) yang lain dari hak-hak Allah Ta'ala (diterima padanya satu orang saksi laki-laki; dan ia adalah rukyatul-hilal) bulan (Ramadhan) saja, dan tidak berlaku untuk pergantian bulan-bulan lainnya. Dan di dalam kitab-kitab fikih yang mendetail (mabsuthat), terdapat beberapa kondisi di mana kesaksian dari satu orang (saksi tunggal) diterima, di antaranya adalah kesaksian lauts (indikasi kuat), dan di antaranya pula adalah dalam persoalan menaksir (kharsh) cukup (diterima) dengan kesaksian satu orang juru taksir yang adil.
Verified Original
(ولا تقبل شهادة الأعمى إلا في خمسة). وفي بعض النسخ «خمس» (مواضع). والمراد بهذه الخمسة ما يثبت بالاستفاضة مثل (الموت، والنسب) لذكر أو أنثى عن أب أو قبيلة؛ وكذا الأم يثبت النسب فيها بالاستفاضة على الأصح. (و) مثل (الملك المطلق، والترجمة). وقوله: (وما شهد به قبل العمى) ساقط في بعض نسخ المتن. ومعناه أن الأعمى لو تحمل الشهادة فيما يحتاج للبصر قبل عروض العمى له، ثم بعد ذلك شهد مما تحمله إن كان المشهود له، وعليه معروفي الاسم والنسب. (و) ما شهد به (على المضبوط). وصورته أن يقرَّ شخص في أذن عمى بعتق أو طلاق لشخص يعرف اسمه ونسبه، ويد ذلك الأعمى على رأس ذلك المقرِّ، فيتعلق الأعمى به ويضبطه حتى يشهد عليه مما سمعه منه عند قاض.
(Dan tidak diterima kesaksian orang yang buta (a'ma) kecuali dalam lima). Dan dalam sebagian naskah 'khamsi' (lima kondisi/tempat). Yang dimaksud dengan kelima kondisi ini adalah hal-hal yang dapat dibuktikan keluasannya (mutawatir/istifadhah) seperti (kematian, dan nasab/keturunan) baik keturunan secara maskulin maupun feminin (laki/perempuan) yang disandarkan pada seorang bapak (ab) atau kabilah; demikian pula (nasab kepada) ibu, nasab tersebut ditetapkan keabsahannya berdasarkan istifadhah (berita yang meluas) menurut pendapat al-ashah. (Dan) seperti penetapan (kepemilikan mutlak/al-milk al-muthlaq, dan kesaksian terjemahan). Adapun perkataan penulis: (Dan hal yang ia persaksikan sebelum kebutaannya) teks ini gugur (tidak ada) dalam sebagian naskah matan (kitab). Maknanya adalah: bahwa seandainya seorang yang buta menanggung (tahammul) kesaksian pada hal-hal yang membutuhkan visualisasi pandangan (bashar) saat ia masih bisa melihat sebelum ditimpa kebutaan, lalu kemudian sesudahnya ia bersaksi atas apa yang telah ditanggungnya, (hal tersebut sah) asalkan pihak yang disaksikan untuknya (masyhud lahu) dan pihak yang disaksikan atasnya (masyhud 'alaih) adalah orang-orang yang ia kenali dengan baik nama dan nasabnya. (Dan) kesaksian yang dibawanya (terhadap pihak yang ditandai/al-madhbuth). Bentuk perumpamaannya adalah: apabila seseorang berikrar (iqrar) di dekat telinga si buta dengan ucapan memerdekakan budak (itq) atau talak kepada seseorang yang si buta kenali nama dan nasabnya, dan pada saat itu tangan si buta diletakkan di atas kepala si pengikrar tersebut, lalu si buta memegang erat-erat kepalanya (ta'allaqa) dan menahan/menandainya secara yakin (yadhbithuhu) sampai ia bersaksi membeberkan ucapannya (yang didengarnya tadi) di hadapan majelis hakim/qadhi.
Verified Original
(ولا تقبل شهادة) شخص (جارٍّ لنفسه نفعا ولا دافع عنها ضررا). وحينئذ ترد شهادة السيد لعبده المأذون له في التجارة ومكاتبه.
(Dan tidak diterima kesaksian) seseorang (yang dengan kesaksiannya itu menarik kemanfaatan bagi dirinya sendiri, dan tidak diterima pula kesaksian yang bertujuan menolak kemudaratan dari dirinya). Dan atas dasar ini, maka tertolaklah kesaksian seorang sayyid (tuan) untuk budaknya yang diizinkan berdagang (ma'dzun lahu), demikian pula (tertolak kesaksiannya) untuk budak mukatab-nya.